Juara 1 Lomba Menulis Puisi Festival Menulis Ellunar 2020


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Hi, reader! Apakah kamu suka mengikuti lomba menulis?
Kalau saya iya, suka. Saya cukup sering mengikuti kuis dan lomba menulis puisi. Selain dapat mengasah kemampuan juga karena hadiahnya lumayan bisa buat nambah uang jajan dan isi pulsa.

Pada kesempatan kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman saya saat mengikuti lomba menulis puisi di Festival Menulis Ellunar 2020. Meskipun saya udah cukup sering mengikuti kuis dan lomba menulis puisi, tetapi ini adalah kali pertama saya mengikuti lomba menulis di Festival Menulis Ellunar 2020 yang di adakan oleh penerbit Ellunar.


Pada bulan Oktober 2020, di ulang tahun yang ke-6, penerbit Ellunar mengadakan Festival Menulis Ellunar yang terdiri 5 lomba menulis, yaitu quote (kutipan), puisi, surat, cerpen, dan novel. Setiap peserta boleh mengikuti kelimanya. Tema dan genre masing-masing kategori bebas.

Awalnya saya tahu lomba ini karena berkali-kali dapat tag banner dari teman-teman Tim Nubar Juni di instagram. Setelah saya baca syarat dan ketentuan lombanya ternyata tidak sulit dan gratis, akhirnya menjelang akhir bulan oktober saya pun tertarik untuk ikutan lomba menulis quote (kutipan) dan puisi. Hari itu juga saya langung membuat tulisannya untuk diikut sertakan ke lomba. Tidak pakai lama, tidak pakai ribet, dan sedapatnya saja. Pokoknya apa yang ada di dalam benak saya saat itu, itulah yang saya tulis. Setelah tulisan saya terkirim, saya menerima email dari Ellunar yang berisikan konfirmasi bahwa karya saya sudah terdaftar sebagai peserta lomba quote dan puisi dalam Festival Menulis Ellunar 2020. Pengumuman juara lomba diunggah pukul 5 sore pada tanggal 17-November-2020 di Instagram, sesuai jadwal yang sudah diinfokan sebelumnya.

Sore itu, pada tanggal tersebut saya tidak ingat kalau akan ada pengumuman lomba. Kemudian saya menerima email dari penerbit Ellunar dengan judul huruf kapital semua PEMENANG LOMBA QUOTES DAN PUISI FME 2020 yang berisikan:

Selamat sore Kak,

Kami ingin mengonfirmasi ulang bahwa berdasarkan pengumuman lomba quotes dan puisi FME 2020, Kakak berhasil menjadi salah satu juaranya. Hadiah saat ini masih disiapkan (terutama untuk buku hasil lomba). Kami akan kirimkan hadiah estimasi tanggal 21 Desember 2020 (kurang lebih 1 bulan dari sekarang). Kami akan mengirimkan email kembali jika ada info terbaru mengenai pengiriman hadiah.

Terima kasih atas partisipasi Kakak dalam lomba ini. Semoga semakin semangat menyemarakkan dunia literasi Indonesia. Sehat selalu.
Best Regards,
Ellunar

Ketika baca judul email saya baru ingat kalau akan ada pengumuman lomba. Namun, begitu saya baca isi emailnya tentang mengkonfirmasi ulang. Saya langsung berpikir berarti pemenangnya sudah diumumkan di instagram, dong. Kemudian, ketika saya lanjutkan lagi baca isi emailnya di situ dikatakan bahwa saya berhasil menjadi salah satu juaranya. Saya langsung berpikir lagi kenapa saya tidak dapat notifikasi apa-apa di instagram dari  akun penerbitnya? Saya berpikir mungkin karena saya bukan juara utamanya, paling saya cuma masuk 10 sepuluh besar, mungkin yang di tag khusus yang juara 3 besar. Dari pada kelamaan mikir dan dari pada saya tambah penasaran, saya langsung buka instagram ke akun penerbit Ellunar. Benar saja sudah ada postingan penguman pemenangnya.



Saya baca postingan tersebut, saya geser-geser terus slidenya, ternyata ada nama saya paling atas sebagai juara 1 lomba menulis puisi. Alhamdulillah ya Allah. Terus saya baca captionnya, ternyata huah... yang ikut banyak banget ada 1.037 peserta. Kayak mimpi, jujur saya tak menyangka puisi karya saya yang berjudul Hening bisa jadi juara 1 di Festival Menulis Ellunar 2020. Padahal saya ikutan menulis juga cuma karena iseng-iseng doang.

Saya menerima hadiah sebulan kemudian pada tanggal 22-Desember-2020. Isi hadiahnya ada 1 earphone TWS warna putih, mini throphy warna hitam, sertifikat, souvenir kertas bertuliskan kutipan motifasi menulis, 1 ebook hasil lomba yang tidak boleh disebar luaskan dan paket buku terbitan Ellunar senilai Rp 1.000.000. Terima paketnya pun pakai kardus saking banyaknya.

Buku hasil lombanya berjudul Bittersweet Poem ini harus beli dan PO dulu seharga Rp 75.000. Saya baru terima bukunya pada tanggal 27-Januari-2021. Untuk yang ikutan lomba menulis puisi di festival ini tetapi tidak menjadi juara utama dan tidak masuk juara 10 besar karyanya bisa dibukukan juga dengan cara membayar dalam program Frame Your Art! Jadi buku hasil lomba yang bercover cantik, terlihat minimalis dan simple ini isinya adalah gabungan dari juara utama (Juara 1-3), kemudian 10 penulis terpilih, dan pengisi buku dari program Frame Your Art!

Selamat membaca puisi saya yang berjudul Hening!


HENING

Namanya Hening
Ia tinggal di angkasa
Berlangitkan malam tampak indah luar biasa
Bersama benda-benda antariksa
Tanpa banyak suara bising
Seperti suara mulut yang terasa asing
Suara mulut-mulut manusia di Bumi
Yang tidak layak untuk dikagumi

Aku suka berbicara dengan hening
Kala aku bercerita, ia setia diam mendengarkan
Kala aku menangis, ia menyajikan kesunyian
Semakin sendu lara hening tanpa nyanyian

Hening
Tak lagi aku rasakan gemuruh emosi
Tak lagi aku mendengar kata penuh ambisi
Tak lagi aku hiraukan yang datang tanpa permisi

Hening yang mampu mengubah suasana hati
Untuk segala sesuatu yang kurasa telah mati
Hening yang membantu putar kembali memori
Mengingat banyak hal yang bisa aku syukuri

Hening
Ia tidak menyarankan apa-apa
Hanya bilang tidak apa-apa
Biarkan semua terjadi; tidaklah mengapa

Hening —Desti Astiani
(Jakarta, Oktober 2020)

Itulah puisi Hening karya saya, yang sungguh tidak saya sangka menjadi juara 1 di Festival Menulis Ellunar 2020.
Bagaimana menurutmu tentang puisi saya yang berjudul Hening?

Terima kasih sudah membaca dan sudah berkunjung ke blog ini.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Desti



1 Comments